apa aja sih yang perlu diperhatikan dalam mengajukan kredit usaha ke bank

apa aja sih yang perlu diperhatikan dalam mengajukan kredit usaha ke bank

apa aja sih yang perlu diperhatikan dalam mengajukan kredit usaha ke bank, jadi terkadang nih sekarang itu susah untuk meyakinkan pebisnis untuk melakukan ekspansi. karena ada rasa ketakutan dari diri mereka sendiri, ketakutan terbesar merekanya tuh biasanya cuma masalah duit. Karena mereka takut kalau mereka gak dapet investor untuk membantu bisnis mereka. Dan lagi ketakutan mereka adalah mereka takut untuk pinjem uang ke bank karena mereka merasa bunganya akan terlalu tinggi. nah, pemikiran kayak gini nih para pembisnis harus buang jauh-jauh ke laut.


memulai bisnis  bukan dengan modal materi yang besar TAPI  yang paling penting adalah KEBERANIAN. Jadi keberanian adalah modal utamanya, yang membatasi diri kita ini adalah bukan faktor dari luar. Tapi faktor dari diri sendiri,  dengan  mempunyai keterbatasan modal, itu bikin jadi strugle daya juangnya tinggi dan langkahnya besar. bukan modalnya yang besar.

apa aja sih yang perlu diperhatikan dalam mengajukan kredit usaha ke bank
lalu langkah apa saja yang harus di lakukan untuk memulai bisnis ini atau sukses dengan bisnis. yang pertamama berusaha bagaimana membuat Basis Customer yang tetap. Dari situ aja nih, kita udah punya Customer yang menunggu apa produk kita. Nah, dengan memiliki Basis Customer yang sudah tetap, maka ga ada lagi tuh keraguan untuk barang gak laku.

misalnya saja produk kita adalah kue kue kering, tips nih kalau misalnya yang kita lakukan adalah kita ikut arisan-arisan,, kita masuk tuh ke komunitas arisan, terus kita titip-titip ke temen-temennya. Dan kita jual paksa ke temen-temennya. dan ada lagi ini, kita titip ke temen-temen kantor suaminya.

Jadi selain kita menjaga basis customer yang tetap, kita juga concern sama kelancaran distribusi produknya. jadi kita terus menjaga kelancaran distribusinya, jadi semua kue-kuenya ini terus selalu lancar ke customer.

Sehingga gak ada lagi tuh namanya customernya yang gak kebagian kue dari kita. kebayang kan kalo misalnya jalur distribusinya lama, orang-orang nunggu pindah ke lain hati dong. waduhh jangan sampe hubungan dengan customer juga harus selalu dijaga supaya customer balik lagi, balik lagi dan balik lagi. karena selain menjaga hubungan dengan customer kita juga harus menjaga hubungan dengan supplier

karena dengan supplier yang sama, beli barang-barang dengan orang yang sama sehingga harga modalnya juga terus terjaga. jadi kalo misalnya nih kita jaga hubungan dengan supplier otomatis kualitas produk juga akan terjaga karena kita pesan dari supplier yang sama. Terus nih, keuntungannya kita bisa minta diskon, karena kan kita sering beli sama dia.

nah buat sahabat  yang lagi running bisnis apapun gak mesti bisnis kue, kita bisa tiru nih dari pengalaman diatas, bahwa memulai bisnis tuh tidak perlu dengan modal yang besar tapi kita mulai dengan keberanian.

Selanjutnya kita punya bisnis customer yang tetap, jalur distribusi yang lancar, hubungan baik antara customer dengan supplier. Nah, dengan cara ini bank jadi mudah buat kasih kita modal untuk bisnis.

catet tuh...
nah saat kita mau expansi ke bisnis yang lebih besar, nah kita harus punya modal dong untuk tetap menjaga cash flow nya, menjaga cash flow itu misalnya kita lagi mau di ekspansi ke luar kota dan menitipkan kue-kuenya  ke salah satu department store, otomatis kan kita butuh produksi lebih banyak kue untuk memenuhi stock kita di sana,

saat kita memasok kue di sana kan si department store gak langsung beli nih kue sama kita,pastinya kan kita punya tenggak waktu tertentu. Misalnya 1 bulan untuk menunggu kuenya laku di sana.

Nah selama 1 bulan itu kita kan gak dapet pemasukan dari si department store , sedangkan dalam 1 bulan itu juga kan kita harus tetep memproduksi kuenya, iya kan ?
karena produksi harus jalan terus dong untuk memenuhi stock padahal nih duit belum masuk. di situ pas banget diperlukannya peminjaman kredit usaha ke bank. Kan mau gak mau kan harus mesti berjalan produksinya kan. beli bahan baku, beli tepung, beli gula, gitu, dan yang lainnya.

nah, ini namanya peminjaman kredit modal kerja. nah biasanya nih, para pebisnis itu penasaran kayak arwah. apa aja sih yang kira-kira yang diperlukan untuk memulai kredit usaha ke bank? kalo misalnya kredit itu mau diterima oleh bank ada yang harus diperhatikan oleh para pembisnis.

baca juga cara menjadi seorang penguaha sukses
ada character, capacity, capital, collateral dan conditions...atau yang biasa disingkat 5 C
pertama character, bank biasanya akan ngeliat track record seseorang atau badan usaha. Kalau sahabat pernah pinjam ke bank atau punya kredit cicilan rumah atau kendaraan, selama track record cicilannya masih bagus, tepat waktu bayarnya, tidak pernah menunggak cicilan, itu nanti akan mbagus di mata bank, nah ini nanti yang disebut BI checking.

Nah buat sahabat yang belum pernah pinjam uang ke bank jangan sedih.mKarena bank akan melihat calon peminjam history card rekeningnya, positif apa negative, bisnisnya gimana, bagus  apa jelek, dan hubungan dengan supplier dan customer.

oke, untuk yang kedua yaitu capacity.bank akan melihat kapasitas dari usaha pebisnis ini.Sekuat apasih kapasitasnya di pasaran.Kalo kapasitasnya bagus nih sudah punya customer base sendiri pasti bank akan dengan mudah memberikan pinjaman kredit.Kapasitas di sini itu termasuk juga kapasitas produksi. kemungkinan ketepatan kita nih bisa kirim barang untuk memenuhi demand atau tidak.Dari capacity ini  bisa dilihat nih kemampuan orang atau badan usaha itu bisa mengembalikan pinjaman dari bank.

selanjutnya adalah yang ketiga, capital.Capital adalah seberapa besar sih, seberapa banyak sih modal bisnis yang akan dijalankan.Dari capital itu bank bisa memperkirakan modal yang kita butuhkan adalah sekian, sehingga bisa ditentukan tuh kita bisa mendapat pinjaman berapa besar.

Gini, misalkan kita punya bisnis kue yang modal awalnya cuma 2 kompor. Nah kita mau ekspansi buka cabang di luar kota,berarti kita butuh tambahan dana untuk beli kompor, sehingga  kita bisa memenuhi target ekspansinya itu.

Nah bank akan menjadi partner bisnis untuk meraih kesuksesan tapi inget bank tidak akan memberikan pinjaman 100%. Kenapa?
Karena bank ingin memberikan sense of belonging para pebisnis untuk lebih bertanggung jawab dalam kewajibannya dalam mengembalikan modal usaha yang sudah dipinjamnya.

dan yang keempat nih dari 5 C tadi adalah collateral.
Collateral ini adalah jaminan yang diberikan oleh peminjam kepada bank. Nilainya itu bisa sama atau lebih tinggi dari nominal yang akan diberikan oleh bank.mNah kenapa bank butuh jaminan disetiap peminjamannya, ini related sama sense of belonging.ketika kita menyimpan harta kita di bank sebagai jaminan, maka sense of belonging kita akan tumbuh.ini akan berkaitan dengan pengembangan bisnis kita.Kalo bisnis kita berkembang, otomatis kita bisa dong ngembaliin lagi pinjaman itu ke bank.

ke hal yang nomer 5, yang terakhir. Condition,condition adalah kondisi ekonomi yang sedang berlangsung pada saat pengajuan pinjaman diproses.Kita ambil contoh sahabat punya bisnis yang kuat terhadap kondisi ekonomi seperti jual sembako, itu sangat bisa, amat, sekali untuk lolos.

Ya, itu tadi tuh lima penjelasan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan oleh Sahabat semuanya pada saat akan mengajukan pinjaman kredit usaha ke bank.

baca juga kebiasaan aneh orang indonesia

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.