Cara Membuat Kelinci  Agar Cepat Beranak

Cara Membuat Kelinci Agar Cepat Beranak


Kelinci dikenal karena perkembangbiakannya yang cepat ketika di alam liar. Karena kelinci adalah spesies yang di mangsa,maka penting bagi kelinci untuk memiliki banyak keturunan agar spesies tersebut dapat bertahan hidup dan tidak punah bayangkan coba kalo beranaknya sedikit bisa2 sekarang kelinci sudah punah. Namun, beternak kelinci di rumah bisa sangat merepotkan dan mungkin tidak untuk semua orang. jika Kita ingin memelihara kelinci untuk pedaging atau diambil dagingnya atau mencoba untuk mereproduksi breed khusus, Kita harus memiliki mental yang kuat sekuat baja, bersiap untuk sukses (atau gagal), dan memahami berapa banyak keilmuan tentang kelinci.

gambar Cara Membuat Kelinci  Agar Cepat Beranak


Tentukan mengapa Kita ingin mengembangbiakkan kelinci. Breeding kelinci adalah tanggung jawab besar yang membutuhkan waktu, komitmen, dan kesabaran. Sebelum Kita memulai pembiakan kelinci, putuskan mengapa Kita ingin melakukan itu. Apakah Kita berencana menjualnya? Apakah Kita ingin kelinci sebagai hewan peliharaan? Apakah Kita membiakkannya untuk daging? Putuskan apakah beternak kelinci menjadi sesuatu yang benar-benar ingin Kita lakukan. Jika Kita tidak punya waktu, Kita akan mudah bosan, atau akhirnya putus asa dan menjual kelinci secara borongan dengan harga yang murah. Berserta kandang-kandangnya hahaha..

Ada berbagai macam breed kelinci yang tersedia untuk peternakan skala rumahan. Jangan memilih kelinci hanya karena lucu, pastikan bahwa keriteria kelinci sesuai dengan keinginan kita.
Pilih kelinci yang tepat untuk dikembang biakan. jenis yang Kita pilih mungkin bergantung pada harga, dan referensi teman. Jika Kita ingin menjual atau untuk kontes kelinci, pastikan untuk k*win dengan kelinci dari jenis yang sama. Jika Kita berencana menjual kelinci jenis hias atau konter , keturunan campuran memiliki nilai yang kecil apabila dijual. Mencampur ras saat Kita k*win dengan kelinci juga mengurangi kualitas.

Jika Kita ingin kelinci sebagai hewan peliharaan, untuk daging, atau bahkan eksperimen genetik, Kita dapat menyilangkan berbagai ras kelinci. 
Pengembangbiakan kelinci harus pada usia yang tepat. Kita ingin mulai melakukan pembiakan (kelinci betina) saat kelinci mencapai usia yang dewasaan. Untuk breed kecil-sedang, kelinci dapat dikembangbiakkan atau mulai dik*winkan pada usia 5-6 bulan. Breed yang lebih besar dapat dikembangbiakkan atau dik*winkan pada 8-9 bulan. kelinci jantan biasanya dewasa dan siap menjadi pejantan tangguh ketika berusia sekitar 6 bulan jika breed kecil, 7 bulan jika sedang, dan 9 bulan untuk breed besar.


Pastikan bahwa Kita  memiliki mnestbox atau kotak beranak  untuk wadah anakan kelinci  sebelum kelinci beranak. Kelinci anakan jantan dan anakan yang berjenis betina harus dipisahkan ketika kelinci berusia 10 minggu. Jika kita tidak memisahkan kelinci tersebut maka kelinci bisa saling berkelahi dan melukai satu sama lain, atau hidup dalam kondisi buruk yang akan memengaruhi kesehatan kelinci.

Jika Kita berencana untuk menjual kelinci hias ,maka cobalah untuk berbicara dengan teman, peternak lain, untuk mengetahui kelinci jias apakah yang laku dipasaran.
Kondisi fisik kelinci Kita ketika mengawini kelinci sangatlah penting.Kelinci tidak boleh berat badannya berlebih atau kegemukan karena ini mempengaruhi keberhasilan pembiakan. Kita harus memantau apa yang Kita berikan kepada kelinci dan pastikan Kita memberikan nutrisi terbaik agar kelinci sehat.

Jika kelinci Kita agresif atau tidak sehat, jangan dik*winkan dulu. Jika kondisi fisiknya bagus maka masukkan kelinci betina kedalam kandang kelinci jantan. Jika si betina cemas, agresif, atau berusaha menjauh dari pejantan, pisahkan kelinci dengan segera. Jika Kita menemukan punggung atau ekor basah, berarti perk*winan itu tidak berhasil atau gagal. Maka ulangi  istirahatkan kelinci dan ulagi beberapa hari lagi.

Coba raba dan Rasakan perut betina untuk menentukan apakah hamil. Palpasi adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah kelici betina hamil atau tidak. metodenya menggunakan tangan Kita untuk memeriksa tubuhnya dengan merasakan perutnya untuk melihat apakah ada bayi di dalamnya. Jika dia hamil, Kita akan merasakan embrio seukuran anggur. Untuk pemula, metode ini paling mudah dilakukan 10-14 hari setelah perk*winan.

Kehamilanatau kebuntingan pada kelinci  berlangsung sekitar 28-33 hari tergantung pada jenisnya. Jika kelinci betina tidak hamil, Kita dapat membiakkannya lagi dengan segera. Masukkkan kedalam kandang pejantan lagi. Sediakan banyak jerami  Sekitar 22 hari setelah dik*winkan, kotak beranak harus diletakkan di alam kandang kelinci betina. Biarkan kelinci untuk membangun saran. Kotak sarang harus memiliki jerami yang lembut, jerami, atau serutan kayu bekas gergaji, tapi biasanya gergaji mengandung banyak oli bekas jadi lebih baih pakai jerani saja. Kelinci akan mencabuti bulu dada dan perutnya untuk mengisi sarang.

Kotak beranak harus berukuran 18 "x 10" x 10 ". Potong bagian depan menjadi bentuk-V untuk kelinci masuk dan keluar. Jangan meletakkan tutup di atasnya. Pastikan ada bagian bawah kawat kecil untuk memungkinkan air kencing  mengalir keluar.

Induk kelinci membutuhkan lingkungan yang tenang dan bebas stres saat bunting. Jangan angkat kelinci kecuali jika benar-benar harus dilakukan misalnya memindah ke kandang lainnya. Pengangkatan yang tidak perlu dapat merusak kondisi janin.

Pastikan Induk kelinci  melahirkan 32-33 hari setelah pembiakan. Sang induk akan mulai bersarang di sekitar hari 29-32, dan pada hari ke 32-33, dia akan melahirkan. Bayi  kelinci cenderung dilahirkan sebelum fajar.

Kita bisa Menyapih bayi kelinci pada usia 6-8 minggu. Periode penyapihan bisa membuat induk dan anaknyamenjadi stres. Pastikan bahwa kelinci  mendapatkan asupan cukup air dan makanan. Kita juga dapat menambahkan probiotik ke air, untuk membantu kesehatan pencernaan kelinci.


Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.